Artikel
Ide UMKM: Pengolahan Limbah Minyak Jelantah oleh Mahasiswa KKN BBK 04 UNAIR
Mahasiswa Universitas Airlangga, yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) di Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini memberikan terobosan yang menarik bagi masyarakat di wilayah tersebut. Melihat potensi UMKM di desa tersebut yang belum maksimal, mereka memperkenalkan inovasi unik berupa lilin aromaterapi yang terbuat dari minyak jelantah.
Minyak jelantah, yang biasanya merupakan limbah dari proses memasak, seringkali menjadi masalah lingkungan. Namun, para mahasiswa UNAIR yang sedang melakukan KKN BBK di Desa Gempol Kurung ini, berhasil membuat inovasi berupa minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang nantinya bisa menjadi produk bernilai tinggi. Hal ini tidak hanya memanfaatkan minyak jelantah secara kreatif, tetapi juga membantu mengatasi masalah lingkungan dengan mengurangi limbah yang mencemari lingkungan.
%20(1).png)
"Kita berharap dengan melakukan kegiatan penyuluhan ide UMKM ini masyarakat Desa Gempolkurung dapat meningkatkan ekonomi dan membantu mengatasi permasalahan lingkungan yang ada." Ujar ketua Kelompok Mahasiswa KKN BBK 04 Gempolkurung.
Selain manfaat lingkungan, lilin aromaterapi ini juga berpotensi menjadi peluang usaha baru bagi warga desa. Antusiasme warga terhadap produk ini sangat tinggi, menunjukkan adanya peluang besar untuk pengembangan UMKM di desa tersebut. Inovasi ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif secara ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan perlunya inovasi dalam usaha kecil.
Pelantikan Kepala Dusun Kutil Desa Gempolkurung Kecamatan Menganti
Ide UMKM: Pengolahan Limbah Minyak Jelantah oleh Mahasiswa KKN BBK 04 UNAIR
Pemdes Gempolkurung Bersama Ketua Panitia Rampungkan & Serahkan Serpikat PTSL

